Profile MA Banat


1 Profil MA, SMKNU Banat Kudus.  
Batas Wilayah

         Terletak sekitar 52 km sebelah utara kota Semarang atau 30 km sebelah utara kota Demak, sekitar 25 km sebelah timur kota Jepara, dan sekitar 25 km sebelah barat kota Pati.
         Kota Kudus merupakan salah satu kota yang terletak di persimpangan antara Semarang dan Surabaya. Madrasah Aliyah ( MA ) NU Banat Kudus terletak sekitar 1,5 km dari pusat kota, tepatnya di Jln. KHM. Arwani Amin Kajan Krandon, Telp/Fax (0291) 443143, (0291) 331601 Kudus 59314

Potensi  Daerah
          Kota ini biasa dikenal dengan kota industri atau kota kretek (banyak pabrik rokok  dan perusahaan industri besar maupun home industry) dan kaya budaya yang bernuansa islami, terbukti banyaknya peninggalan bangunan-bangunan purbakala dan adat istiadat islami yang masih sangat melekat pada diri penduduk kota Kudus. Oleh karena itu, di kota ini banyak didirikan lembaga-lembaga pendidikan dan pondok pesantren.
Sejarah Singkat Berdirinya MA NU Banat
          Sejarah singkat berdirinya MA. NU Banat Kudus, berawal dari tekad
K.H. Masdain Amin (adik Hadrotusy  Syekh KHR. Arwani Amin) pada tahun 1940 untuk mendirikan TK Banat NU sebagai awal cita-cita mencetak kader-kader muslimah yang diharapkan siap memimpin umat. Tahun 1952 berdiri MI/SD Banat NU, dan tahun 1957 berdiri MTs. Banat NU. Baru pada tanggal 3 Januari 1972 berdiri MA. Banat NU, dengan awal peserta didik 7 Peserta didik. Tahun demi tahun berkembang sehingga saat ini tahun pelajaran 2007/2008 tertampung 932 peserta didik.

Sejarah berdirinya MAPK NU Banat Kudus, berawal dari Keputusan Menteri Agama No. 73 tahun 1987 tentang penyelenggaraan Madrasah Aliyah Program Khusus (MAPK) yang bersifat terbatas sesuai dengan UU No. 2 tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Menteri Agama RI menerbitkan keputusan No. 37 tahun 1993 tentang kurikulum Madrasah Aliyah Keagamaan yang agak berbeda dengan kurikulum MAPK dengan SK Dirjen Bimbaga (Dr. Zamakhsyari Dhofier) No. 272/E.14/PP.00.6/NTD/91X/94. Pada tanggal 2 September 1994 MAK NU Banat NU Kudus secara resmi membuka Program Keagamaan dengan jumlah peserta didik pada tahun 2007/2008 116 peserta didik. Awal mula pendiri Madrasah Banat NU adalah K.H. Masda in Amin dibantu oleh K.H. Ahdlori Utsman, H. Zainuri Noor, H. Noor Dahlan dan Rodli Millah, yang tergabung dalam pengurus Madrasah Banat. Pada tahun 1981 dibentuk Yayasan Pendidikan Banat dengan akta nomor 45/81. Dengan kepengurusan Yayasan Pendidikan Banat perkembangan Madrasah dari tahun ke tahun bertambah baik, diminati oleh masyarakat dengan tamatan yang bisa diterima di masyarakat. Perguruan tinggi negeri maupun swasta, perguruan tinggi agama maupun umum pernah diisi oleh alumni Madrasah Banat NU Kudus.
Tahun 2002 lembaga-lembaga pendidikan yang dikelola oleh yayasan-yayasan warga NU bersiap diri untuk bersatu dalam perkumpulan jam iyyah NU, yang oleh PBNU penggabungannya didelegasikan kepada Pengurus Cabang Jam iyyah NU. Dengan SK PC NU Kabupaten Kudus Nomor: PC.11- 07/362/ SK/XII/2002 tertanggal 16 Desember 2002, secara resmi Badan Pelaksanaan Pendidikan Ma arif  NU (BPPM NU Banat) berkewajiban menyelenggarakan pendidikan MA NU Banat Kudus meneruskan Yayasan Pendidikan Banat NU Kudus.

Cita-cita awal berdirinya Madrasah Banat adalah untuk  membekali wanita-wanita Islam agar berpengetahuan Islam yang amali dan mampu memimpin wanita-wanita Islam untuk hidup maju bersama masyarakat yang
lain, melangkah untuk memenuhi tuntutan-tuntutan zaman dan mampu berkompetisi positif dengan lembaga-lembaga yang lain, siap melaksanakan program pengembangan baik fisik maupun nonfisik. Alhamdulillah tahun 1998 MA Banat NU memperoleh prestasi Nasional juara III dalam HAB Depag RI dengan SK Dirjen BimGuRais tanggal 28 Desember 1998 No. E. IV/PP. (X)/ KEP/01/1999.
Tahun 2004 MA NU Banat memperoleh prestasi nasional juara II dalam HAB Depag RI dengan SK Menteri Agama RI tanggal 2 Januari 2004. MAK NU Banat, pemenang Harapan Nasional dengan pemenang MAK berprestasi MAKN Jambi, pemenang harapan MAK NU Banat dengan SK Menteri Agama RI  No. 561. MA-MAK NU Banat Kudus sampai dengan tahun pelajaran 2003/2004 membuka 4 program yaitu: Program Ilmu Keagamaan,  Program Ilmu Pengetahuan Alam, Program Ilmu Pengetahuan Sosial dan Program Bahasa. Guna memenuhi tuntutan zaman yang serasi dengan kebutuhan masyarakat, saat ini sedang dikembangkan program keterampilan berbahasa Asing (Arab/Inggris) dan keterampilan home industry sebagai ekstrakurikuler terprogram untuk menyongsong era AFTA dan pengembangan Pondok Pesantren Yanaabi ul Ulum Warrohmah (Pesantren Peserta didik-Peserta didik MAK) sebagai wadah positif mencetak kader-kader muslimah yang ilmiah, beramaliah, bertaqwa dan terampil, siap hidup di masyarakat global.

Adapun  susunan Program Pendiri pertama sebagai berikut :
Ketua             : Masda in Amin
Wakil Ketua  : Ahdlori Utsman
Penulis          : Zainuri Noor Rahmad
Bendahara   : H. Noor Dahlan
Pembantu    : Hj. Anifah
Pembantu    : Rodli Millah
Tahun 1981 s.d. 2002 yayasan Pendidikan Banat dengan susunan pengurus (akte No. 45/81)

Penasehat              : KHM. Arwani Amin
Dewan Pengawas :  
Ketua 1                   : H. Noor Badri Syahid  
Ketua 2                   : KHM. Sya roni Achmadi
Penulis 1                 : H. Rodli Suhari
Penulis 2                 : K.H. Ma ruf Irsyad
Pembantu               : Abdur Rachman
                                  : K. Ahdlori Utsman

Dewan Pelaksana :
Ketua                       : H. Faiq Sofie
Wakil Ketua            : H.M. Ma shum, AK
Sekretaris I            : Muchlis, B.A.
Sekretaris II           : Chusnan, B.A.
Bendahara              : H. Hasan Abu Bakar Echsan
Bendahara II          : Subchan Adnan Ma ruf
Pembantu Umum  : K. Naschan Imam , H. Masud Irsyad, Muchlas, Munichah, Alfiyah, Zumrotuz Zakiyah
Pada tahun 2002 berubah menjadi BPPMNU (SK No: PC.11- 07/362/ SK/XII/2002)

Adapun  Susunan Pengurus BPPMNU adalah sebagai berikut :
Penasehat    : 1. K.H. Sya roni Achmadi 
                         2. K.H. Moh. Ulin Nuha Arwani
                         3. K.H. Moh. Ma ruf Irsyad 
                         4. H. Rodli Suhari
                         5. H.M. Noor Cholis
                         6. Hj. Zumrotuz Zakiyah
                         7. Hj. Munichah
Ketua                      : K.H. Ma shum AK
Ketua I                   : H. Chusnan, BA
Ketua II                 : H. Ridlwan, BE
Sekretaris             : H. Muchlis, BA
Wakil Sekretaris  : Nur Afif Fanani, S. Ag.
Bendahara            : H. Hilman Nadjib
Wakil Bendahara : H. Achmad Noor Chin

Seksi-seksi      :
1. Pendidikan  : K.H. Sa dullah Rouyani
                          : Dra. Hj. Sayyidah
2. Usaha & Kesejahteraan : H. Abdullah Tamami
                                                : H. Much. Syukron
                                                : H. Aunur Rozaq
3. Sarana dan Prasarana    : H. Noor Ahnis
                                                : H. Subadi, B.Sc
4. Hubungan Masyaraat     : Drs. H. Em. Nadjib Hassan
                                                 : Subchan AM
5. Pemberdayaan Wanita   : Hj. Siti Kuntari, BA
                                                 : Hj. Churiyati RF, BA
BPPMNU ini berdasarkan Pancasila berasaskan Islam dan berhaluan Ahlussunnah Waljamaah yang bertujuan untuk membangun serta memajukan masyarakat Indonesia terutama putri-putrinya dalam bidang pendidikan agar menjadi warga negara yang cakap dan terampil serta bertanggung jawab terhadap agama, bangsa dan negara.  Lembaga Pendidikan yang dikelola oleh BPPMNU Banat Kudus meliputi:
1. Roudlotul Atfal (RA) NU Banat Kudus
2. Madrasah Ibtidaiyah (MI) NU Banat Kudus
3. Madrasah Tsanawiyah (MTs) NU  Banat Kudus
4. Madrasah Aliyah (MA) NU  Banat Kudus
5. Madrasah Aliyah Keagamaan (MAK) NU  Banat Kudus
6. Sekolah  Menengah Kejuruan (SMK) NU  Banat Kudus

Nama Lembaga
MA-MAK NU Banat Kudus
Alamat
Jalan
KHM. Arwani Amin Kajan Krandon, Telp. (0291) 443143, 3316150
Fax. (0291) 443143 Kudus 59314

Visi
Terwujudnya Madrasah putri sebagai pusat keunggulan yang mampu
menyiapkan dan mengembangkan SDM yang berkualitas di bidang IMTAQ dan IPTEK yang Islamy dan Sunny.
  
Misi
Menyelenggarakan pendidikan yang berorientasi kualitas, baik
                  akademik, moral maupun sosial sehingga mampu menyiapkan dan mengebangkan SDM berkualitas di bidang IMTAQ dan IPTEK dalam rangka mewujudkan baldatun thoyyibun warobbun ghofur.
  
Tujuan
Membekali peserta didik agar :
1. Mampu memahami ilmu agama dan umum.
2. Mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.
3. Memiliki ilmu keterampilan sebagai bekal hidup di masyarakat.
4. Mampu berkomunikasi sosial dengan modal bahasa asing praktis (Bahasa Arab dan Bahasa Inggris )
5. Mampu memahami ilmu-ilmu yang dibutuhkan untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi.
  
Landasan
1. Keputusan Menteri Agama No. 374  tahun 1993 tanggal 22 Desember 1993 tentang kurikulum MAK.
2. Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
3. Keputusan Dirjen Kelembagaan Agama Islam RI No. Dj. II/409/2003 tentang Pedoman Pembentukan Komite Madrasah
4. PP No. 19 tahun 2005 tentang BSNP.
5. PERMEN DIKNAS No. 22 tahun 2006 tentang Standar Isi.
6. PERMEN DIKNAS No. 23 tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan.
7. PERMEN DIKNAS No. 19 tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan oleh Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.
SUSUNAN PERSONALIA
MA NU BANAT KUDUS
Tahun Pelajaran 2007 / 2008

PIMPINAN DAN BAGIAN :
1 Kepala Madrasah HM. Mashum AK 
2 Wakil Kepala Drs. H. Moh. Said Muslim 
3 Bag. Kurikulum MA Dra. Sri Roychanah 
4 Bag. Kurikulum Ponpes. Shohibul Huda AH 
5 Bag. KePeserta didikan Siti Romlah, S.Pd. 
6 Bag. Humas / Agama Moh. Amin, S.Ag. 
7 Bag. Sarana Prasarana Drs. Subchan 

BIMBINGAN KONSELING / BK :
1 Koordinator BK Dra. Hj. Noor Jannah 
2 Staf. BK Dra. Khofiyan Nida 
3 Staf. BK Muayyanah, S.Pd. 
4 Staf. BK Yusriya Inayati,S.Sos.I 
 KOORDINATOR URUSAN :   
1 Ketertiban Ibadah Moh. Amin, S.Ag., Drs. Saniman 
2 Ketertiban Pakaian Dra. Khofiyan Nida 
3 Ketertiban Penataan Ruang Drs. Subchan 
4 Ketertiban Perpustakaan Dra. Sri Roychanah , Drs. H. Moh. Said Muslim 
5 Ketertiban Kerindangan  Hj. Siti Kuntari, BA. 
6 Ketertiban Kebersihan / Keindahan Mu’ayyanah, S.Pd. Yusniati, SH, S.Pd. 
7 Koordinator Komputer Ahmad Arifin Amin 
8 Ketertiban Lab. IPA Sukrisni Setyowati, ST, S.Pd. Arin Arfiyanti, S.Pd. 
9 Ketertiban Lab. Biologi Dra. Siti Nur Asiyah, A.Pt. 
10 Ketertiban Lab. Fisika  Nur Haniyya, S.Pd. 
11 Ketertiban Lab. Kimia Miftakhur Rokhmah, S.Pd. 
12 Koordinator Laborat Bahasa Siti Susanti, S.Pd. 
13 Koordinator Lab. Bhs. Inggris Muyasaroh, S.Pd. 
14 Koordinator Lab. Bhs. Arab Hj. Khoridah, S.Ag. 
15 Ketertiban Olah Raga & Kes. Siti Romlah, S.Pd. 
16 Ketertiban Upacara Ahmad Arifin Amin Drs. Subchan,  Sumiyati, S.Pd. 
17 Ketertiban Pramuka Norma Hidayati, S.Pd. dan Nur Imamah 

WALI – WALI KELAS :      
1 X.1 Hj. Khoridah, S.Ag. 
2 X.2 Elok Jamilah, SH. 
3 X.3 Siti Muznifati, SS. 
4 X.4 Siti Nafisatun, S.Ag 
5 X.5 Chasanah, S.Ag. 
6 X.6 Rufi atun, M.Pd.I 
7 XI. IPA.1 Siti Umi Noor Rohmah, S.Pd. 
8 XI. IPA.2 Hj. Khoirin Nida, S.Ag. 
9 XI. IPA.3 Nur Haniyya, S.Pd.      
10 XI. IPS Halimah, SE. 
11 XI. BHS.1 Tri Mastutiningsih, S.Pd. 
12 XI. BHS.2 Ahmad Manshur 
13 XII. IPA.1 Ahmad Arifin Amin 
14 XII. IPA.2 Dra. Siti Nur Asiyah, A.Pt. 
15 XII. IPA.3 Miftahur Rohmah, S.Pd. 
16 XII. IPS.1 Hj. Sri Rokhayati, S.Pd. 
17 XII. IPS.2 Yusniati, SH, S.Pd. 
18 XII. BHS.1 Muyasaroh, S.Pd. 
19 XII. BHS.2 Azhar Rahmawati, S.Pd. 
20 X. K Siti Susanti, S.Pd. 
21 XI. K Artisha Pratiwi UD, S.Pd. 
22 XII. K Zuhrotul Umniyyah 

PIKET GURU, PIKET GURU TETAP DAN BK :
1 Sabtu    : Dian Amiroeliyaningsih, S.Pd. Drs. Subchan , Muayyanah, S.Pd
2 Ahad     : Qoim Rahmawati, S.Si Dra. Chofiyan Nida Dra. Chofiyan Nida
3 Senin    : Rufi’atun, M.Pd.I Drs. Saniman , Yusriya Inayati,S.Sos.I
4 Selasa  : Halimah, SE Drs. H. Moh. Said Muslim , Dra. Chofiyan Nida
5 Rabu     : Drs. Moh. Muksir Dra. Sri Roychanah Yusriya Inayati,S.Sos.I
6 Kamis   : Munawaroh Muayyanah,S.Pd Muayyanah,S.Pd

KETENAGAAN  :       
1 Ka. Tata Usaha Nur Imamah 
2 Staf. Tata Usaha Noor Amaliyah 
3 Staf. Tata Usaha Tri Fatmawati, S.Pd.I 
4 Staf. Tata Usaha Nurul Hikmah, S.Kom. 
5 Bag. Keuangan Mahmudah 
6 Bag. Keuangan Umiyati 
7 Bag. Perpustakaan Sri Wahyuningsih 
8 Bag. Perpustakaan Dra. Ina Laili 
9 Informan / Scurity H. Sulchan  
10 Perawat Gedung / Penjaga Sek. Sholikan 
11 Cleaning Service Jumadi 
12 Cleaning Service Sunawi 
13 Juru Masak Astrin 
14 Juru Masak Sugini 
        Kudus, 16 Juli 2007         Kepala Madrasah,
        H.M. MA SHUM  A.K.


1.2 Sistem Nilai MA-MAK NU Banat
1. Pesan Sesepuh (Syekh K.H. Sya roni Ahmadi)
a. Laksanakan segala kegiatan dengan niat ibadah
b. Berakhlaqul karimah (guyub, rukun,kompak)
c. Jangan sengaja berbuat kesalahan atau melanggar aturan. Kalau terlanjur melanggar segera bertaubat.
2. 3 D (Tiga Disiplin)
a. Disiplin waktu
b. Disiplin ibadah
c. Disiplin belajar/mengajar
ad a.  Kegiatan Pembelajaran dimulai jam 06:45 WIB
Pintu gerbang ditutup tepat jam 06.45 WIB.ditutup, Apabila ada peserta didik yang terlambat hadir maka harus berada di luar pintu gerbang. Peserta didik tersebut diperbolehkan masuk bila sudah jam 07.00 WIB. Peserta didik yang terlambat diperbolehkan mengikuti pelajaran pada jam pelajaran kedua setelah mendapat sanksi dari guru   piket atau guru tetap piket.
ad b. Setiap hari ada kelas terjadwal jama ah sholat dzuhur. Setiap hari ada   do’a awal belajar dengan bacaan ditetapkan dari madrasah.
 Kegiatan cerminan disiplin ibadah
 Setiap Senin pagi diadakan istighotsah bersama dari tingkat RA s.d.
§  Setiap Kamis mengaji Bidayatul Hidayah dan Nashoihul I’baad sebagai§MA-MAK  penata hati.
 Setiap Ahad awal bulan diadakan istighotsah bersama guru dan
§ karyawan dari RA s.d. MA
 Setiap  bulan Syawal diadakan halal bihalal
§ bersama antara guru dan peserta didik per tingkat di madrasah dan para peserta didik silaturrohim ke rumah bapak/ibu guru/karyawan (terjadwal)
  Setiap
§ bulan Syawal awal masuk kegiatan pembelajaran diadakan halal bihalal antara BPPMNU Banat, komite madrasah Banat, guru-karyawan madrasah, para tetangga dan perangkat desa yang  berdomisili di sekitar madrasah.
 Madrasah melaksanakan
§ peringatan berupa pengajian setiap hari besar Islam
Keseluruhan kegiatan tersebut dilaksanakan sesuai dengan pesan sesepuh yaitu dengan niat ibadah.

3. Melaksanakan kegiatan dengan pedoman hati dan beramal lahir (ringan, sejuk, beres, tidak terpaksa dan sabar, teliti dan hati-hati) dengan arah :
a. Sejuk biar hati tenang tidak panas
b. Sabar biar bisa bersama Allah menurut perintah Allah
c. 
ان الله مع الصا برين
d. Teliti biar tidak salah
e. Hati-hati biar selamat
 4. Mengamalkan amalah Rasulullah (Ngapes, ngalah, ngasor, ngegungke liyan)  dengan tafsir
a. Ngapes, berlaku merasa dirinya lemah, yang kuat hanya Allah
b. Ngalah, berlaku mengalah yang menang hanya Allah
c. Ngasor, berlaku rendah diri yang agung hanya Allah
d. Ngegongke liyan, berlaku mengagungkan pihak lain dengan dasar tawadlu , sopan, santun dengan landasan pesan sesepuh akhlaqul karimah.

5. Selalu berbuat dan sungguh-sungguh dengan landasan modeling di madrasah
لايستقيم الحال با لاهمال ۞ ولا يصلح الامر با لا غفال
Tidak lurus perilaku orang yang menganggur (mengosongkan waktu tidak berbuat) dan tidak bagus perbuatan orang yang dengan lalai (tidak sungguh-sungguh)

6. Tugas terbagi habis (job description ) dengan prinsip saling membantu, mengindahkan kepentingan dan tugas petugas yang lain (ngegongke liyan), tugas yang dibebankan pada petugas harus beres dan siap membantu petugas lain yang perlu dibantu

7. Madrasah mengamalkan fatwa atau petunjuk kiai mengingat sejarah berdirinya madrasah pendirinya adalah seorang kiai yang berwawasan memikirkan martabat muslimah.

8. Mengedepankan Social Capytal (modal sosial) menuju ke Financial Capytal dan Human Capytal. Sarana prasarana dan SDM berkualitas diikhtiarkan dengan modal Social Capytal. Oleh karena itu dilaksanakan :
a. Musyawarah (Seninan) mulai dari RA s.d. MA untuk beristighotsah memohon ridlo, petunjuk, kekuatan dari  Allah untuk Kepala Madrasah, Wakil Kepala Madrasah, Kepala-kepala bagian yang dibaca bersama doa Robbani Qur any
b. Istighotsah Ahad awal bulan untuk semua guru dan karyawan mulai dari RA s.d. MA dengan membaca manaqib Syekh Abd. Qodir al Jilany dan fatihah yang dibaca selama satu minggu mulai hari Ahad sampai Sabtu 70 kali s.d. 10 kali.

9. Secara bertahap financial capytal kita ikhtiarkan melalui banyak jalur dengan modal kepercayaan yang sudah terbukti lewat hasil pendidikan. Barokahnya peserta didik tamatan hasil ujian Nasional, kelanjutan belajar peserta didik yang menurut data terakhir tahun 2005-2006 = 99,17 %, 2006-2007 = 99, 96% lanjut belajar dan bekerja. Dengan jalur utama wali murid yang setiap tahun bermusyawarah dengan madrasah pada awal tahun, pada saat pengambilan rapor dua kali dalam setahun dan pelepasan kelas XII setiap tahun. Mereka selalu bertambah kepercayaannya kepada madrasah.

10. Selalu mengelola peningkatan social capytal menjadi energi sosial : level mikro (pengembangan social capytal yang dimiliki komunitas madrasah sendiri) level meso (masyarakat luas yang menaruh trust atau kepercayaan
terhadap madrasah) dan level makro atau interaksi pihak madrasah dengan institusi prastruktur : Depag dari Kabupaten sampai dengan Kementrian,
Pemda, Diknas, dsb).

11. Meningkatkan keakraban sosial, menghilangkan tindakan manipulasi dengan evaluasi rutin, Bulanan maupun Insidental dan Mingguan.

12. Mengembangkan Social Glue (perekat sosial) dengan istighotsah manakib setiap malam Jumat dan istighotsah setiap Ahad awal bulan serta Seninan.

13. Melestarikan forum-forum yang sangat bermanfaat untuk peningkatan mutu pendidikan :
a. Kemisan untuk pengajian kitab tasawuf  Bidayatul Hidayah dan Nashoihul Ibaad
b. Ahad awal bulan untuk istighotsah dan pengajian
c. 2-an (setiap tanggal 2) koordinasi kebahasaan (Bahasa Arab dan Bahasa Inggris)
d. 6-an (setiap tanggal 6) koordinasi para ketua kelas
e. 9-an (setiap tanggal 9) koordinasi pengelolaan internet
f. 12-an (setiap tanggal 12) koordinasi kepustakaan
g. 13-an (setiap tanggal 13) koordinasi pengelolaan pondok pesantren Yanaabiiul Uluum Warrohmah
h. 17-an (setiap tanggal 17) koordinasi koperasi atau badan usaha
i. 20-an (setiap tanggal 20) koordinasi ketua-ketua kelas
j. 21-an (setiap tanggal 21) koordinasi MGMP
k. 24-an (setiap tanggal 24) koordinasi wali kelas dan guru piket
l. 27-an (setiap tanggal 27) koordinasi mata pelajaran muatan lokal
m. 29-an (setiap tanggal 29) koordinasi kebersihan
Kegiatannya dilaksanakan di luar jam belajar untuk a dan b, yang lain dilaksanakan pada istirahat I dan II.

14. Koordinasi dengan pondok pesantren dan kos para peserta didik untuk mengatur kondusifitas peserta didik. Pada awal tahun pelajaran, antara pondok pesantren dan kos peserta didik dengan madrasah untuk saling memberi, saling mengisi, dan saling kerjasama. Hal itu akan menambah kepercayaan wali murid/wali santri kepada madrasah.

15. Koordinasi dengan wali murid pada awal tahun pelajaran tentang tata tertib madrasah, utamanya tentang larangan memakai perhiasan, larangan
membawa HP, larangan berpacaran, larangan mengambil barang milik orang lain, larangan alpa lebih dari 3 hari (terlambat 3 X = 1 alpa)

16. Mengembangkan network (jaringan sosial), jalinan lancar dan baik dengan :
a. Depag Kab, Kanwil, Depag
b. Diknas Kab, Propinsi, Departemen
c. Pemda Kab, Propinsi
d. Pengusaha
e. Wali murid
f. Wali santri
g. LP. Ma arif NU Kab, Wilayah, Pusat.

17. Mengundang pejabat yang relevan pada pertemuan wali murid dalam pelepasan peserta didik baik tingkat kabupaten, propinsi atau pusat dan mengundang pejabat-pejabat yang variatif dalam forum-forum yang lain.

18. Pembekalan peserta didik yang lulus bekerja sama dengan pondok tahfidh putri Yanbu ul Qur an untuk bidang :
a. Pengajaran Ilmu Al-qur an, Tajwid, Makhroj Ghoroibul Qur an dan Fadhoilul Qur an.
b. Etika
a. Kelanjutan belajar dengan mengundang abiturent yang sudah di perguruan tinggi negeri atau swasta.
b. Wawasan kerja dari Depnaker

19. Guna penanaman disiplin waktu, peserta didik yang terlambat tidak diperkenankan masuk kelas selama 1 jam pelajaran dan diberi tugas oleh guru piket . Peserta didik tersebut diperbolehkan mengikuti pelajaran jam ke- 2 dengan surat ijin masuk dari guru piket atau guru tetap piket.

20. Memberlakukan sepuluh manajemen:
àa. Manajemen kurikulum mengikuti perkembangan kurikulum
b. Manajemen tenaga kependidikan mengembangkan profesionalisme
à
 madrasah lancar
àc. Manajemen peserta didik  tertib
 kontribusi maksimal dalam proses
àd. Manajemen sarana prasarana  pendidikan
 Pakem, aktif learning, TOT
àe. Manajemen PBM
f. Manajemen uang  efisiensi, efektifitas, ketelitian, dan kecermatan penggunaan
à uang
 wujud kinerja madrasah agar proses yang produktif,
àg. Manajemen hasil  efektifitas, efisiensi program temuan pembaruan yang dikembangkan semangat pengabdian.
 interaksi dengan lingkungan
àh. Manajemen konteks lingkungan  (fisik, nonfisik), masyarakat maupun organisasi kelembagaan.
i. Manajemen  keberhasilan lulusan dalam kehidupan masa depan
àdampak
j. Manajemen sistem  School Based Quality Improvrement Management (MPMBM) : Managemen Peningkatan
à Mutu Berbasis Madrasah). 21. Ruh/nyawa madrasah adalah pengamalan agama Islam sebagai dasar Social Capytal

22. Ikhlas adalah dasar segala amal pengabdian. Untuk menanamkan keikhlasan dirumuskan dalam modeling: ringan, sejuk, beres, tidak terpaksa, sejuk sabar
teliti, hati-hati
 Sejuk –
Ø supaya tenang tidak panas
 Sabar - supaya bisa bersama Allah
Ø
 Teliti –
Ø supaya benar
 Hati-hati – supaya selamat
Ø

23. Guna penanaman satu rasa, satu hati dan mengamalkan pesan Rasulullah, dibudayakan rasa bela sungkawa dengan santunan kematian warga sebagai rasa empati dari guru dan peserta didik dan bertakziyah

24. Semua peserta didik kelas XII diwajibkan melaksanakan istighotsah :
a. Khotmil Qur an 11 x
b. Fatihah 70 x dengan do a
c. Manakib Syekh Abd. Qodir Al-Jilany
d. Asmaul Husna

25. Iklim di MA NU Banat bukan untuk materialis atau untuk mendapatkan reward dunia saja melainkan untuk mendapatkan reward dunia akhirat, mendapatkan barokah.

26. Social Capytal terus dikembangkan dengan ruh agama yang diamalkan tahap demi tahap

27. Disyiarkan salam diantara keluarga MA-MAK NU Banat dengan niat mengamalkan pesan Rasulullah agar makin bertambah kasih sayang diantara keluarga MA-MAK NU Banat
اولا ا د لكم على شيئ ا ذ ا فعلتمو ه تحاببتم افشواالسلام بينكم
(Kalian akan aku beri petunjuk, kalau engkau amalkan, kalian akan saling berkasih sayang. Syiarkanlah salam diantara kalian).

 1.3 Struktur Organisasi MA NU BANAT Kudus
 1.4 JOB DESCRIPTION

Fungsi dan Tugas Madrasah
Madrasah merupakan lembaga pendidikan yang berfungsi sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) pendidikan formal secara garis besar memiliki tugas dan tanggungjawab sebagai berikut:
1. Melaksanakan pendidikan formal selama jangka waktu tertentu sesuai dengan jenis, jenjang dan sifat madrasah tersebut
2. Melaksanakan pendidikan dan pengajaran sesuai dengan kurikulum yang berlaku
3. Melaksanakan bimbingan dan penyuluhan bagi siswa di madrasah
4. Membina Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS)
5. Melaksanakan urusan Tata Usaha dari Urusan Rumah Tangga Madrasah
6. Membina kerjasama dengan orang tua, masyarakat dan dunia usaha
7. Bertanggung jawab kepada Badan Pengelola Pendidikan Ma arif NU Banat Kudus

Dalam melaksanakan tugas tersebut madrasah dipimpin oleh seorang Kepala Madrasah.
Fungsi dan Tugas (Job Description) Pengelola Madrasah
Pengelola Madrasah terdiri dari :
Kepala Madrasah
Kepala Madrasah berfungsi dan bertugas sebagai edukator, evaluator, manajer, administrator, dan supervisor.
a. Kepala Madrasah selaku edukator bertugas melaksanakan proses pembelajaran secara efektif efisien
b. Kepala Madrasah sebagai evaluator bertugas mengevaluasi pengabdian semua petugas dengan berbagai metode sehingga kompetensi petugas berhail maksimal.
c. Kepala Madrasah selaku Manajer mempunyai tugas :
1. Menyusun perencanaan
2. Mengorganisasikan kegiatan
3. Mengarahkan kegiatan
4. Mengkoordinasikan kegiatan
5. Melaksanakan pengawasan
6. Melakukan evaluasi terhadap kegiatan
7. Menentukan kebijaksanaan
8. Mengadakan rapat
9. Mengambil keputusan
10. Mengatur proses belajar mengajar
11. Mengatur administrasi Kantor ,Siswa, Pegawai, Perlengkapan, Keuangan
12. Mengatur Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS)
13. Mengatur hubungan madrasah dengan masyarakat dan dunia usaha

d. Kepala Madrasah selaku administrator bertugas menyelenggarakan administrasi

e. Kepala Madrasah selaku supervisor bertugas menyelenggarakan supervisi mengenai :
1. Kegiatan Belajar Mengajar
2. Kegiatan Bimbingan dan Konseling
3. Kegiatan Ekstrakurikuler dan Tutorial
4. Kegiatan ketatausahaan
5. Kegiatan kerjasama dengan masyarakat dan dunia usaha
Dalam melaksanakan tugas tersebut, Kepala Madrasah mendelegasikan kepada guru yang ditunjuk sebagai Wakil Kepala Madrasah dan Kepala Bagian serta koordinator urusan.
Wakil Kepala Madrasah
Wakil Kepala Madrasah mempunyai tugas membantu Kepala Madrasah dalam kegiatan-kegiatan sebagai berikut :
1. Menyusun perencanaan, membuat program kegiatan dan jadwal
pelaksanaan
2. Pengorganisasian
3. Pengarahan
4. Ketenagaan (staffing)
5.  Pengkoordinasian
6. Pengawasan
7. Penilaian
8. Identifikasi dan pengumpulan
9. Penyusunan laporan
Wakil Kepala Madrasah/Kepala Madrasah dibantu oleh Kepala – kepala bagian yang disesuaikan dengan kebutuhan madrasah

a. Bagian Kurikulum
Bagian kurikulum mempunyai tugas membantu Kepala Madrasah atau Wakil Kepala Madrasah dalam kegiatan-kegiatan sebagai berikut:
i. Menyusun program pengajaran
ii. Menyusun pembagian tugas baru
iii. Menyusun jadwal pelajaran
iv. Menyusun jadwal evaluasi belajar
v. Menyusun tugas ujian akhir semester atau ujian nasional
vi. Menyusun kriteria dan persyaratan naik atau tidak naik, serta lulus atau tidak lulus
vii. Menyusun jadwal penerimaan Buku Laporan Pendidikan  (Rapor) dan penerimaan STTB
viii. Mengkoordinasikan dan mengarahkan penyusunan    program suatu pelajaran
ix. Menyediakan daftar buku jurnal guru dan jurnal proses belajar mengajar peserta didik
x. Menyusun laporan pelaksanaan pengajaran secara berkala
xi. Mengkoordinasikan dan mengarahkan penyusunan    kurikulum muatan lokal Intra MA dan kurikulum mulok MAK
 
b. Bagian Kesiswaan
Bagian kesiswaan mempunyai tugas membantu Kepala Madrasah atau Wakil Kepala Madrasah dalam kegiatan-kegiatan sebagai berikut:
i. Menyusun program pembinaan kesiswaan
ii. Melaksanakan bimbingan, pengarahan dan pengendalian kegiatan siswa dalam rangka menegakkan disiplin dan tata tertib Madrasah
iii. Membina dan melaksanakan koordinasi keamanan, ketertiban, dan kesehatan
iv. Memberikan pengarahan dalam pemilihan pengurus OSIS
v. Melakukan pembinaan pembinaan pengurus OSIS dalam berorganisasi
vi. Menyusun program dan jadwal pembinaan peserta didik secara berkala dan insidental
vii. Melaksanakan pemilihan calon peserta didik untuk mewakili madrasah dalam kegiatan di luar madrasah
viii. Menyusun laporan pelaksanaan kegiatan kesiswaan secara berkala.
c. Bagian Hubungan Masyarakat dan Agama
Tugas Intern :
i. Mengatur dan menyelenggarakan program dakwah
  Dakwah Training
  Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
  Peringatan Rajabiyah klasikal
ii. Membina dan mengatur pelaksanaan program ibadah
  Sholat Dhuha dan Jama ah Sholat Dhuhur
  Istigotsah, Khotmil Qur an, Manaqib dan Asmaul Husna
  Istighotsah Arofah
  Pesantren Ramadlan
iii. Mengkonsultasikan dan menjalin hubungan dengan masyarakat sebagai program sosial
  Qurban Idul Adha
  Santunan Yatim dan Dhu afa
  Dana Kematian (Insidental)
iv. Menyusun laporan dari pelaksanaan kegiatan
Tugas ekstern :
  Mengatur dan menyelenggarakan hubungan madrasah dengan orang tua atau wali peserta didik.
  Berkonsultasi dan menjalin hubungan dengan dunia usaha.
  Membina hubungan antara madrasah dengan POMG/BPPP

d. Bagian Sarana Prasarana
i. Inventarisasi barang
ii. Pendayagunaan sarana prasarana (termasuk kartu-kartu pelaksanaan pendidikan)
iii. Pengelolaan alat-alat pelajaran
iv. Menyusun laporan keadaan sarana prasarana secara berkala

Guru
Guru bertanggung jawab kepada Kepala Madrasah dan mempunyai tugas melaksanakan proses belajar mengajar secara efektif dan efisisen.
Tugas dan tanggung jawab seorang guru meliputi :
i. Membuat administrai mengajar
ii. Melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar
iii. Melaksanakan kegiatan penilaian belajar (semester/tahunan)
iv. Mengadakan pengembangan setiap bidang pengajaran yang  menjadi tanggung jawabnya
v. Meneliti daftar hadir peserta didik sebelum memulai pelajaran
vi. Membuat  dan menyusun lembar kerja (Job Sheet) untuk mata pelajaran yang memerlukan lembar kerja
vii. Membuat catatan tentang kemajuan hasil belajar masing-masing peserta didik

Tugas dan tanggung jawab seorang guru ketika berada di ruang praktik :
a. Mengatur kebersihan ruang praktik, mengembalikan alat – alat pinjaman, pemeliharaan dan keamanan sarana praktik
b. Memeriksa apakah peserta didik sudah paham tentang cara penggunaan alat – alat praktik untuk menghindari terjadinya kerusakan dan kecelakaan
c. Mengadakan pemeriksaan, pemeliharaan, dan pengawasan kebersihan alat-alat praktik pada setiap akhir pelajaran.
Di samping tugas pokok tersebut, ada beberapa guru yang ditunjuk oleh Kepala Madrasah dalam kegiatan - kegiatan sebagai berikut :
Wali Kelas
Wali
kelas membantu Kepala Madrasah dalam kegiatan - kegiatan sebagai berikut :
i. Pengelolaan kelas.
ii. Penyelenggaraan administrasi kelas yang meliputi :
- Denah tempat duduk peserta didik;
- Papan absensi peserta didik;
- Daftar pelajaran peserta didik;
- Daftar piket kelas;
- Buku absensi peserta didik;

Edited by : admin


Kembali